Kumpulan Ayat-Ayat Alquran Tentang Berbuat Baik kepada Orang Miskin

183 views

Blog Kata2 Kumpulan Ayat-Ayat Alquran Tentang Berbuat Baik kepada Orang Miskin

Ayat alquran tentang berbuat baik kepada orang miskin
Islam menyuruh umatnya untuk memiliki kepedulian terhadap orang miskin.
Perhatian besar islam terhadap orang miskin ini terlihat dari banyaknya
perintah dalam alquran dan hadis bagi orang yang dikaruniai kecukupan rezeki
untuk mengeluarkan zakat, infak dan sedekah kepada kaum yang membutuhkan. Orang
miskin bahkan masuk ke dalam salah satu delapan ashnaf (golongan) yang berhak
menerima zakat. Kepedulian terhadap orang miskin tidak hanya terbatas pada
pemenuhan kebutuhan secara materiil, tapi juga memberikan hak yang sama kepada
mereka dalam seluruh aspek kehidupan. Itulah bentuk sikap ihsan (berbuat baik)
yang seharusnya kita tampilkan kepada orang miskin.

Kemiskinan lahir bukan hanya karena takdir, bisa jadi angka
kemiskinan yang tinggi disebabkan karena masih banyak orang kaya yang enggan
bersedekah dan berbagi kepada orang yang membutuhkan. Maka perlu kiranya kita
introspeksi, bercermin pada diri sendiri, sudahkah kita berbuat ihsan kepada
orang-orang miskin? atau jangan jangan sikap sombong dan acuh tak acuh masih menjadi
atribut yang menempel pada diri kita.
Bukankah Rasulullah juga telah mengatakan bahwa
“Tidaklah dikatakan beriman orang yang tidur dalam kondisi perut kenyang,
sementara tetangganya kelaparan.” (HR Ath-Thabrani)
. Dengan kata lain,
masalah kemiskinan adalah tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, sudah
seharusnya kaum Muslimin bersatu dan menunjukkan kepada kaum miskin.

ayat alquran tentang berbuat baik kepada orang miskin

Kumpulan Dalil Ayat Alquran Tentang Perintah Berbuat Baik
kepada Orang Miskin

Banyak sekali ayat-ayat dalam alquran yang memerintah kita
untuk berbuat ihsan atau berbuat baik kepada orang miskin. Berikut ini beberapa
ayat alquran tentang perintah berbuat baik kepada orang miskin yang menunjukkan
betapa islam menaruh perhatian besar terhadap kaum dhuafa.

وَإِذْ أَخَذْنَا مِيثَاقَ بَنِي إِسْرَائِيلَ لَا تَعْبُدُونَ
إِلَّا اللَّهَ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ
وَقُولُوا لِلنَّاسِ حُسْنًا وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ ثُمَّ تَوَلَّيْتُمْ
إِلَّا قَلِيلًا مِنْكُمْ وَأَنْتُمْ مُعْرِضُونَ

Dan ingatlah ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil,
“Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat baiklah kepada kedua orang
tua, kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin. Dan bertutur katalah
yang baik kepada manusia, tegakkanlah shalat dan tunaikanlah zakat.” Tetapi
kemudian kamu berpaling (mengingkari), kecuali sebagian kecil saja dari kamu,
dan kamu (masih menjadi) pembangkang. – (Q.S Al-Baqarah: 83)

لَيْسَ الْبِرَّ أَنْ تُوَلُّوا وُجُوهَكُمْ قِبَلَ
الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَلَكِنَّ الْبِرَّ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ
وَالْمَلَائِكَةِ وَالْكِتَابِ وَالنَّبِيِّينَ وَآتَى الْمَالَ عَلَى حُبِّهِ ذَوِي
الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ وَالسَّائِلِينَ وَفِي
الرِّقَابِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَالْمُوفُونَ بِعَهْدِهِمْ إِذَا
عَاهَدُوا وَالصَّابِرِينَ فِي الْبَأْسَاءِ وَالضَّرَّاءِ وَحِينَ الْبَأْسِ أُولَئِكَ
الَّذِينَ صَدَقُوا وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُتَّقُونَ

Bukanlah kebajikan itu menghadapkan wajahmu ke arah timur
dan ke barat, tetapi kebajikan itu ialah (kebajikan) orang yang beriman kepada
Allah, hari akhir, malaikat-malaikat, kitab-kitab, dan nabi-nabi dan memberikan
harta kesukaannya kepada kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, orang
yang dalam perjalanan (musafir), peminta-minta, dan untuk memerdekakan hamba
sahaya, dan orang yang menegakkan shalat, menunaikan zakat, orang-orang yang
menepati janjinya apabila telah berjanji, dan orang yang bersabar dalam
kesempitan, penderitaan dan pada masa peperangan. Mereka itulah orang-orang
yang benar, dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa. – (Q.S Al-Baqarah:
177)

يَسْأَلُونَكَ مَاذَا يُنْفِقُونَ قُلْ مَا أَنْفَقْتُمْ
مِنْ خَيْرٍ فَلِلْوَالِدَيْنِ وَالْأَقْرَبِينَ وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ
السَّبِيلِ وَمَا تَفْعَلُوا مِنْ خَيْرٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ

Mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang apa yang harus
mereka infakkan. Katakanlah, “Harta apa saja yang kamu infakkan, hendaknya
diberikan kepada kedua orang tua, kerabat, anak yatim, orang miskin dan orang
yang sedang dalam perjalanan.” Dan kebaikan apa saja yang kamu kerjakan, maka
sesungguhnya Allah Maha Mengetahui. – (Q.S Al-Baqarah: 215)

وَإِذَا حَضَرَ الْقِسْمَةَ أُولُو الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى
وَالْمَسَاكِينُ فَارْزُقُوهُمْ مِنْهُ وَقُولُوا لَهُمْ قَوْلًا مَعْرُوفًا

Dan apabila pada waktu pembagian itu hadir beberapa kerabat,
anak-anak yatim dan orang-orang miskin, maka berilah mereka dari sebagian harta
itu dan ucapkanlah perkataan yang baik kepada mereka. – (Q.S An-Nisa: 8)

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا
وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ
ذِي الْقُرْبَى وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ
وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا

Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya
dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, kerabat,
anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman
sejawat, ibnu sabil dan hamba sahaya yang kamu miliki. Sesungguhnya Allah tidak
menyukai orang yang sombong lagi membanggakan diri. – (Q.S An-Nisa: 36)

وَاعْلَمُوا أَنَّمَا غَنِمْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَأَنَّ
لِلَّهِ خُمُسَهُ وَلِلرَّسُولِ وَلِذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ
وَابْنِ السَّبِيلِ إِنْ كُنْتُمْ آمَنْتُمْ بِاللَّهِ وَمَا أَنْزَلْنَا عَلَى عَبْدِنَا
يَوْمَ الْفُرْقَانِ يَوْمَ الْتَقَى الْجَمْعَانِ وَاللَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Dan ketahuilah, sesungguhnya segala harta yang kamu peroleh
sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlimanya untuk Allah, Rasul,
kerabat Rasul, anak yatim, orang miskin dan ibnu sabil, (demikianlah) jika kamu
beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami
(Muhammad) di hari Furqan, yaitu pada hari bertemunya dua pasukan. Dan Allah
Maha Kuasa atas segala sesuatu. – (Q.S Al-Anfal: 41)

إِنَّمَا الصَّدَقَاتُ لِلْفُقَرَاءِ وَالْمَسَاكِينِ
وَالْعَامِلِينَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمْ وَفِي الرِّقَابِ وَالْغَارِمِينَ
وَفِي سَبِيلِ اللَّهِ وَابْنِ السَّبِيلِ فَرِيضَةً مِنَ اللَّهِ وَاللَّهُ عَلِيمٌ
حَكِيمٌ

Sesungguhnya zakat itu hanyalah diperuntukkan bagi
orang-orang fakir, orang miskin, amil zakat, orang yang dilunakkan hatinya
(mualaf), untuk (memerdekakan) hamba sahaya, untuk (membebaskan) orang terjerat
hutang, untuk jalan Allah dan untuk orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai
kewajiban dari Allah. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana. – (Q.S
At-Taubah: 60)

وَآتِ ذَا الْقُرْبَى حَقَّهُ وَالْمِسْكِينَ وَابْنَ
السَّبِيلِ وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا

Dan berikanlah haknya kepada kerabat dekat, juga kepada
orang miskin dan orang yang sedang dalam perjalanan. Dan janganlah kamu
menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. – (Q.S Al-Isra: 26)

وَلَا يَأْتَلِ أُولُو الْفَضْلِ مِنْكُمْ وَالسَّعَةِ
أَنْ يُؤْتُوا أُولِي الْقُرْبَى وَالْمَسَاكِينَ وَالْمُهَاجِرِينَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ
وَلْيَعْفُوا وَلْيَصْفَحُوا أَلَا تُحِبُّونَ أَنْ يَغْفِرَ اللَّهُ لَكُمْ وَاللَّهُ
غَفُورٌ رَحِيمٌ

Dan janganlah orang-orang yang memiliki kelebihan dan
kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka (tidak) akan memberikan
bantuan kepada kerabat(nya), orang-orang miskin dan orang-orang yang berhijrah
di jalan Allah. Dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu
tidak ingin Allah mengampunimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. –
(Q.S An-Nur: 22)

فَآتِ ذَا الْقُرْبَى حَقَّهُ وَالْمِسْكِينَ وَابْنَ
السَّبِيلِ ذَلِكَ خَيْرٌ لِلَّذِينَ يُرِيدُونَ وَجْهَ اللَّهِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

Maka berikanlah haknya kepada kerabat dekat, juga kepada
orang miskin dan orang-orang yang berada dalam perjalanan. Itulah yang lebih
baik bagi orang-orang yang mengharapkan keridhaan Allah. Dan mereka itulah orang-orang
yang beruntung. – (Q.S Ar-Rum: 38)

مَا أَفَاءَ اللَّهُ عَلَى رَسُولِهِ مِنْ أَهْلِ الْقُرَى
فَلِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ وَلِذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ
السَّبِيلِ كَيْ لَا يَكُونَ دُولَةً بَيْنَ الْأَغْنِيَاءِ مِنْكُمْ وَمَا آتَاكُمُ
الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ
اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

Harta rampasan (fai’) yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya
(yang berasal) dari penduduk beberapa negeri, adalah untuk Allah, Rasul,
kerabat (Rasul), anak-anak yatim, orang-orang miskin dan untuk orang-orang yang
sedang dalam perjalanan, agar harta itu tidak hanya beredar di antara
orang-orang yang kaya saja di antara kamu. Apa yang dibawa oleh Rasul kepadamu
maka terimalah, dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah. Dan
bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya. – (Q.S
Al-Hasyr: 7)

إِنَّ الْأَبْرَارَ يَشْرَبُونَ مِنْ كَأْسٍ كَانَ مِزَاجُهَا
كَافُورًا * عَيْنًا يَشْرَبُ بِهَا عِبَادُ اللَّهِ يُفَجِّرُونَهَا تَفْجِيرًا *
يُوفُونَ بِالنَّذْرِ وَيَخَافُونَ يَوْمًا كَانَ شَرُّهُ مُسْتَطِيرًا * وَيُطْعِمُونَ
الطَّعَامَ عَلَى حُبِّهِ مِسْكِينًا وَيَتِيمًا وَأَسِيرًا * إِنَّمَا نُطْعِمُكُمْ
لِوَجْهِ اللَّهِ لَا نُرِيدُ مِنْكُمْ جَزَاءً وَلَا شُكُورًا

Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan akan minum
dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur, (5) (yaitu) mata
air (dalam surga) yang diminum oleh hamba-hamba Allah dan mereka dapat mengalirkannya
dengan sangat lancar. (6) Mereka memenuhi nazar dan takut akan datangnya suatu
hari yang adzabnya merata di mana-mana. (7) Dan mereka memberikan makanan
kesukaannya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan, (8) (sambil
berkata), “Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah karena mengharap
ridha Allah, kami tidak mengharap balasan dan terima kasih darimu. (9) – (Q.S
Al-Insan: 5-9)

Itulah beberapa ayat alquran tentang berbuat kepada orang
miskin. Semoga semakin membangun kesadaran kita untuk lebih peduli terhadap
kaum dhuafa yang membutuhkan, dan semoga Allah SWT senantiasa menjauhkan kita
dari sifat sombong dan kikir.

Itulah postingan yang berjudul Kumpulan Ayat-Ayat Alquran Tentang Berbuat Baik kepada Orang Miskin Semoga memberi inspirasi bagi para pembaca semua.Akhir kata admin ucapkan terima kasih 🙂 silahkan share postingan ini karena itu akan sangat membantu admin agar lebih semangat lagi.