Kumpulan Ayat-Ayat Alquran Tentang Bersikap Tawadhu Terhadap Sesama Mukmin

153 views

Blog Kata2 Kumpulan Ayat-Ayat Alquran Tentang Bersikap Tawadhu Terhadap Sesama Mukmin

Ayat Alquran Tentang Bersikap Tawadhu Terhadap Sesama Mukmin
– Persoalan moral dan akhlak mendapat perhatian cukup besar dalam islam. Islam
memerintahkan umatnya untuk senantiasa menampilkan akhlak yang mulia dalam
kehidupan sehari-hari. Salah satu akhlak mulia yang ditekankan dalam islam
adalah untuk bersikap tawadhu atau rendah hati, lawan dari sifat sombong. Jika
seseorang menghiasi dirinya dengan sifat tawadhu, maka ia akan berusaha
menghilangkan sifat-sifat tidak terpuji seperti kesombongan, keangkuhan, merasa
paling hebat, tinggi hati, dan segudang penyakit hati yang lain dari dalam
dirinya.

Semua manusia sama statusnya di hadapan Allah, hanya ketakwaan
yang membedakan satu sama lain. Tidak pantas bagi siapapun merasa dirinya lebih
baik daripada orang lain. Maka tidak seharusnya orang kaya merasa lebih hebat
dari orang miskin, pejabat  merasa lebih
terhormat daripada rakyat biasa, kaum tua merasa lebih tahu ketimbang yang
muda, dan lain sebagainya. Karena masing-masing mengemban misi yang sama dalam
kehidupan ini, yaitu untuk beribadah kepada Allah SWT.
Sungguh Rasulullah Muhammad SAW adalah manusia paling mulia.
Beliau adalah seorang Nabi, kepala Negara, panglima militer, manusia yang sudah
dijamin masuk surga, tapi tidak ada sedikit pun kesombongan yang nampak pada
diri Rasulullah. Sebaliknya, Rasulullah menampilkan contoh ketawadhuan luar
biasa yang perlu kita teladani.

Ayat Alquran Tentang Bersikap Tawadhu Terhadap Sesama Mukmin

Kumpulan Dalil Ayat Alquran Tentang Bersikap Tawadhu
Terhadap Sesama Mukmin

Tawadhu atau sikap rendah hati adalah akhlak mulia yang
seharusnya menjadi karakter orang-orang beriman. Cukup banyak ayat-ayat dalam
alquran yang membicarakan masalah ini. Berikut ini beberapa ayat alquran
tentang bersikap tawadhu kepada sesama mukmin yang memuat tentang perintah
bersikap tawadhu serta menampilkan contoh-contoh sikap tawadhu yang bisa kita
teladani.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا مَنْ يَرْتَدَّ مِنْكُمْ
عَنْ دِينِهِ فَسَوْفَ يَأْتِي اللَّهُ بِقَوْمٍ يُحِبُّهُمْ وَيُحِبُّونَهُ أَذِلَّةٍ
عَلَى الْمُؤْمِنِينَ أَعِزَّةٍ عَلَى الْكَافِرِينَ يُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ
وَلَا يَخَافُونَ لَوْمَةَ لَائِمٍ ذَلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ
وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Wahai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu
yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum, yang
mana kaum tersebut dicintai oleh Allah dan mereka pun mencintai-Nya, mereka
bersikap lemah lembut terhadap orang-orang yang beriman, tetapi bersikap tegas
terhadap orang-orang kafir, mereka berjihad di jalan Allah, dan mereka tidak
takut terhadap celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah yang
diberikan-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas lagi Maha
Mengetahui. – (Q.S Al-Maidah: 54)

لَا تَمُدَّنَّ عَيْنَيْكَ إِلَى مَا مَتَّعْنَا بِهِ
أَزْوَاجًا مِنْهُمْ وَلَا تَحْزَنْ عَلَيْهِمْ وَاخْفِضْ جَنَاحَكَ لِلْمُؤْمِنِينَ

Jangan sekali-kali engkau (Muhammad) tujukan pandanganmu
kepada kenikmatan hidup yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan di
antara mereka (orang kafir), dan janganlah engkau bersedih hati terhadap mereka
dan bersikap rendah hatilah engkau terhadap orang-orang yang beriman. – (Q.S
Al-Hijr: 88)

وَلِلَّهِ يَسْجُدُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي
الْأَرْضِ مِنْ دَابَّةٍ وَالْمَلَائِكَةُ وَهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُونَ

Dan segala apa yang ada di langit dan di bumi hanya bersujud
kepada Allah, yaitu semua makhluk bergerak (bernyawa) dan juga para malaikat,
dan mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri. – (Q.S An-Nahl: 49)

وَعِبَادُ الرَّحْمَنِ الَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى الْأَرْضِ
هَوْنًا وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الْجَاهِلُونَ قَالُوا سَلَامًا

Adapun hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih, mereka itu
adalah orang-orang yang berjalan di atas muka bumi dengan rendah hati. Dan
apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata hinaan), mereka
membalasnya dengan mengucapkan “salam,”. – (Q.S Al-Furqan: 63)

وَاخْفِضْ جَنَاحَكَ لِمَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ

dan bersikap rendah hatilah kamu terhadap orang-orang
beriman yang mengikutimu. – (Q.S As-Syuara: 215)

قَالَتْ يَا أَيُّهَا الْمَلَأُ إِنِّي أُلْقِيَ إِلَيَّ
كِتَابٌ كَرِيمٌ * إِنَّهُ مِنْ سُلَيْمَانَ وَإِنَّهُ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ
الرَّحِيمِ * أَلَّا تَعْلُوا عَلَيَّ وَأْتُونِي مُسْلِمِينَ

Dia (Balqis) berkata, “Wahai para pembesar, sesungguhnya
telah sampai kepadaku sebuah surat yang mulia.” (29) Sesungguhnya surat itu
dari Sulaiman yang isinya, “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi
Maha Penyayang, (30) janganlah engkau berlaku sombong terhadapku dan datanglah
kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri.” (31) – (Q.S An-Naml: 29-31)

تِلْكَ الدَّارُ الْآخِرَةُ نَجْعَلُهَا لِلَّذِينَ
لَا يُرِيدُونَ عُلُوًّا فِي الْأَرْضِ وَلَا فَسَادًا وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِينَ

Negeri akhirat itu Kami ciptakan bagi orang-orang yang tidak
menyombongkan diri dan juga tidak berbuat kerusakan di muka bumi. Dan kesudahan
(yang baik) itu bagi orang-orang yang bertakwa. – (Q.S Al-Qasas: 83)

وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِي
الْأَرْضِ مَرَحًا إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ

Dan janganlah kamu memalingkan wajah dari manusia (karena
sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan penuh keangkuhan.
Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan
diri. – (Q.S Luqman: 18)

إِنَّمَا يُؤْمِنُ بِآيَاتِنَا الَّذِينَ إِذَا ذُكِّرُوا
بِهَا خَرُّوا سُجَّدًا وَسَبَّحُوا بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُونَ

Orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Kami, hanyalah
mereka yang apabila diperingatkan dengannya (ayat-ayat Kami), mereka
menyungkurkan diri bersujud dan bertasbih memuji Tuhannya, dan mereka tidak
menyombongkan diri. – (Q.S As-Sajdah: 15)

مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاءُ
عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ تَرَاهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَبْتَغُونَ فَضْلًا
مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانًا سِيمَاهُمْ فِي وُجُوهِهِمْ مِنْ أَثَرِ السُّجُودِ ذَلِكَ
مَثَلُهُمْ فِي التَّوْرَاةِ وَمَثَلُهُمْ فِي الْإِنْجِيلِ كَزَرْعٍ أَخْرَجَ شَطْأَهُ
فَآزَرَهُ فَاسْتَغْلَظَ فَاسْتَوَى عَلَى سُوقِهِ يُعْجِبُ الزُّرَّاعَ لِيَغِيظَ
بِهِمُ الْكُفَّارَ وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ مِنْهُمْ
مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا

Muhammad adalah utusan Allah. Dan orang-orang yang bersama
dengannya bersikap tegas terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang
terhadap sesama mereka. Kamu melihat mereka senantiasa rukuk dan sujud mencari
karunia Allah dan keridhaan-Nya. Nampak pada wajah mereka tanda-tanda bekas
sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka (yang diungkapkan) dalam kitab Taurat dan
sifat-sifat mereka (yang diungkapkan) dalam kitab Injil, yaitu seperti benih
yang mengeluarkan tunasnya, kemudian tunas itu semakin kuat lalu menjulang
menjadi besar dan tegak lurus di atas batangnya, tanaman itu membuat senang
hati penanam-penanamnya karena Allah hendak membuat jengkel orang-orang kafir
(dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan ampunan dan pahala yang
besar kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal kebajikan di antara
mereka. – (Q.S Al-Fath: 29)

قُلْ إِنِّي لَا أَمْلِكُ لَكُمْ ضَرًّا وَلَا رَشَدًا
* قُلْ إِنِّي لَنْ يُجِيرَنِي مِنَ اللَّهِ أَحَدٌ وَلَنْ أَجِدَ مِنْ دُونِهِ مُلْتَحَدًا
* إِلَّا بَلَاغًا مِنَ اللَّهِ وَرِسَالَاتِهِ وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ
فَإِنَّ لَهُ نَارَ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا

Katakanlah (Muhammad), “Aku tidak kuasa menolak bahaya
maupun mendatangkan kebaikan kepadamu.” (21) Katakanlah (Muhammad),
“Sesungguhnya tidak ada sesuatu pun yang dapat melindungiku dari (adzab) Allah
dan aku tidak akan memperoleh tempat berlindung selain dari-Nya. (22) (Aku
hanya) menyampaikan (peringatan) dari Allah dan risalah-Nya. Dan barangsiapa
mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya ia akan mendapat (adzab)
neraka Jahanam, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.” (23) – (Q.S Al-Jin:
21-23)

Itulah beberapa ayat alquran tentang bersikap tawadhu kepada
sesama mukmin yang semoga semakin membangun kesadaran kita untuk menampilkan
sikap rendah hati dalam membina interaksi kepada sesama.

Itulah postingan yang berjudul Kumpulan Ayat-Ayat Alquran Tentang Bersikap Tawadhu Terhadap Sesama Mukmin Semoga memberi inspirasi bagi para pembaca semua.Akhir kata admin ucapkan terima kasih 🙂 silahkan share postingan ini karena itu akan sangat membantu admin agar lebih semangat lagi.