Kumpulan Ayat-Ayat Alquran Tentang Ikhlas Kepada Allah

121 views

Blog Kata2 Kumpulan Ayat-Ayat Alquran Tentang Ikhlas Kepada Allah

Ayat alquran tentang ikhlas – Ikhlas berarti murni, yakni
kemurnian hati seseorang dalam melakukan sesuatu semata-mata hanya karena Allah
SWT, tidak bercampur dengan motif-motif lain selain Allah. Dengan kata lain,
ikhlas adalah mengesakan Allah sebagai tujuan seluruh aktifitas. Maka seorang
yang ikhlas tidak akan menghiraukan apa kata manusia, karena yang paling
penting adalah bagaimana penilaian Allah terhadapnya. 

Ikhlas adalah rahasia antara manusia dengan Allah. Posisi
keikhlasan terletak di hati, maka sangat mungkin seseorang mengaku ikhlas di
mulut, namun hatinya berkata berbeda. Oleh karena itu, hanya dirinya sendiri
dan Allah semata yang mengetahui apakah ia telah benar-benar ikhlas ataukah
tidak.
Dalam islam, keikhlasan merupakan hal paling mendasar yang
menjadi syarat diterimanya amal seseorang. Amal perbuatan yang tidak dilandasi
dengan keikhlasan kepada Allah adalah amal yang cacat dan tidak bernilai di
mata Allah. Sebesar apapun amal perbuatan seseorang, akan sia-sia jika tanpa
keikhlasan. Sebaliknya, sekecil apapun amal perbuatan seseorang, akan bernilai
besar di mata Allah jika dilakukan dengan tulus ikhlas hanya mengharapkan ridha
Allah. Begitulah bentuk apresiasi Allah terhadap orang-orang yang senantiasa
ikhlas.

ayat alquran tentang ikhlas

Kumpulan Dalil Ayat Alquran Tentang Keikhlasan

Dalam beberapa ayat alquran, Allah SWT telah memberikan
rambu-rambu kepada kita untuk senantiasa ikhlas dalam beramal. Berikut ini
beberapa ayat alquran tentang ikhlas yang tersebar di berbagai surat dalam
alquran.

قُلْ أَمَرَ رَبِّي بِالْقِسْطِ وَأَقِيمُوا وُجُوهَكُمْ
عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَادْعُوهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ كَمَا بَدَأَكُمْ تَعُودُونَ

Katakanlah, “Tuhanku menyuruhku untuk berlaku adil. Dan
hadapkanlah wajahmu (kepada Allah) pada setiap shalat, dan sembahlah Dia dengan
mengikhlaskan ibadah semata-mata hanya kepada-Nya. Kamu akan dikembalikan
kepada-Nya sebagaimana kamu diciptakan semula. – (Q.S Al-A’raf: 29)

إِنَّا أَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ
فَاعْبُدِ اللَّهَ مُخْلِصًا لَهُ الدِّينَ * أَلَا لِلَّهِ الدِّينُ الْخَالِصُ وَالَّذِينَ
اتَّخَذُوا مِنْ دُونِهِ أَوْلِيَاءَ مَا نَعْبُدُهُمْ إِلَّا لِيُقَرِّبُونَا إِلَى
اللَّهِ زُلْفَى إِنَّ اللَّهَ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ فِي مَا هُمْ فِيهِ يَخْتَلِفُونَ
إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي مَنْ هُوَ كَاذِبٌ كَفَّارٌ

Sesungguhnya Kami menurunkan Kitab (Al-Qur’an) kepadamu
(Muhammad) dengan membawa kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan tulus ikhlas
beragama hanya kepada-Nya. (2) Ingatlah, Hanya milik Allah agama yang murni
(bersih dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Dia
(mereka berkata), “Kami tidak menyembah mereka melainkan dengan harapan agar
mereka mendekatkan kami kepada Allah sedekat-dekatnya.” Sesungguhnya Allah akan
memberi putusan di antara mereka tentang apa yang mereka perselisihkan.
Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada pendusta lagi sangat ingkar.
(3) – (Q.S Az-Zumar: 2-3)

قُلْ إِنِّي أُمِرْتُ أَنْ أَعْبُدَ اللَّهَ مُخْلِصًا
لَهُ الدِّينَ * وَأُمِرْتُ لِأَنْ أَكُونَ أَوَّلَ الْمُسْلِمِينَ * قُلْ إِنِّي أَخَافُ
إِنْ عَصَيْتُ رَبِّي عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ * قُلِ اللَّهَ أَعْبُدُ مُخْلِصًا لَهُ
دِينِي

Katakanlah, “Sesungguhnya aku diperintahkan untuk menyembah
Allah dengan penuh keikhlasan kepada-Nya dalam menjalankan agama. (11) Dan aku
diperintahkan agar menjadi orang yang pertama-tama berserah diri.” (12)
Katakanlah, “Sesungguhnya aku takut akan azab yang akan ditimpakan pada hari
yang besar jika aku durhaka kepada Tuhanku.” (13) Katakanlah, “Hanya kepada
Allah aku menyembah dengan penuh keikhlasan kepada-Nya dalam menjalankan
agamaku.” (14) – (Q.S Az-Zumar: 11-14)

فَادْعُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ
كَرِهَ الْكَافِرُونَ

Maka sembahlah Allah dengan tulus ikhlas beragama
kepada-Nya, meskipun orang-orang kafir tidak menyukainya. – (Q.S Ghafir: 14)

هُوَ الْحَيُّ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ فَادْعُوهُ مُخْلِصِينَ
لَهُ الدِّينَ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Dialah yang Maha Hidup, tidak ada tuhan selain Dia. Maka
sembahlah Dia dengan tulus ikhlas beragama kepada-Nya. Segala puji bagi Allah
Tuhan semesta alam. – (Q.S Ghafir: 65)

وَيُطْعِمُونَ الطَّعَامَ عَلَى حُبِّهِ مِسْكِينًا
وَيَتِيمًا وَأَسِيرًا * إِنَّمَا نُطْعِمُكُمْ لِوَجْهِ اللَّهِ لَا نُرِيدُ مِنْكُمْ
جَزَاءً وَلَا شُكُورًا * إِنَّا نَخَافُ مِنْ رَبِّنَا يَوْمًا عَبُوسًا قَمْطَرِيرًا
* فَوَقَاهُمُ اللَّهُ شَرَّ ذَلِكَ الْيَوْمِ وَلَقَّاهُمْ نَضْرَةً وَسُرُورًا *
وَجَزَاهُمْ بِمَا صَبَرُوا جَنَّةً وَحَرِيرًا

Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang
miskin, anak yatim dan orang yang ditawan, (8) (seraya berkata), “Sesungguhnya
kami memberi makanan kepadamu hanyalah karena mengharapkan ridha Allah, kami
tidak mengharapkan balasan dan terima kasih dari kamu. (9) Sungguh, kami takut
akan (azab) Tuhan pada hari ketika orang-orang berwajah masam lagi penuh
kesulitan.” (10) Maka Allah melindungi mereka dari kesusahan pada hari itu dan
memberikan keceriaan dan kegembiraan kepada mereka. (11) Dan Dia memberi
balasan berupa surga dan pakaian sutera kepada mereka karena kesabarannya. (12)
– (Q.S Al-Insan: 8-12)

فَأَنْذَرْتُكُمْ نَارًا تَلَظَّى * لَا يَصْلَاهَا
إِلَّا الْأَشْقَى * الَّذِي كَذَّبَ وَتَوَلَّى * وَسَيُجَنَّبُهَا الْأَتْقَى * الَّذِي
يُؤْتِي مَالَهُ يَتَزَكَّى * وَمَا لِأَحَدٍ عِنْدَهُ مِنْ نِعْمَةٍ تُجْزَى * إِلَّا
ابْتِغَاءَ وَجْهِ رَبِّهِ الْأَعْلَى * وَلَسَوْفَ يَرْضَى

Maka Aku memperingatkan kamu dengan neraka yang
menyala-nyala, (14) yang hanya dimasuki oleh orang yang paling celaka, (15)
yang mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari keimanan). (16) Dan orang yang
paling bertakwa akan dijauhkan darinya (neraka), (17) yaitu orang yang
menginfakkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkan (dirinya), (18) dan
tidak ada seorang pun memberikan suatu nikmat padanya yang harus dibalasnya,
(19) melainkan (dia memberikan itu semata-mata) karena mencari keridhaan
Tuhannya Yang Mahatinggi. (20) Dan sungguh kelak dia akan mendapat kesenangan
(yang sempurna). (21) – (Q.S Al-Lail: 14-21)

وَإِلَى رَبِّكَ فَارْغَبْ

dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap. – (Q.S
As-Syarh: 8)

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ
لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ وَذَلِكَ دِينُ
الْقَيِّمَةِ

Padahal mereka hanya diperintah untuk menyembah Allah dengan
ikhlas dalam beragama secara lurus, dan juga agar mereka mendirikan shalat dan
menunaikan zakat. Dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar). – (Q.S
Al-Bayyinah: 5)

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

Maka laksanakanlah shalat dan berkurbanlah semata-mata
karena Tuhanmu. – (Q.S Al-Kautsar: 2)

Ikhlas memiliki kedudukan yang sangat penting dalam islam.
Kualitas baik buruknya amal perbuatan seseorang sangat bergantung pada
keikhlasannya dalam beramal. Semoga beberapa ayat alquran tentang ikhlas di
atas bisa menjadi nasehat bagi kita untuk selalu berusaha menghadirkan
keikhlasan dalam seluruh aktifitas yang kita kerjakan.

Itulah postingan yang berjudul Kumpulan Ayat-Ayat Alquran Tentang Ikhlas Kepada Allah Semoga memberi inspirasi bagi para pembaca semua.Akhir kata admin ucapkan terima kasih 🙂 silahkan share postingan ini karena itu akan sangat membantu admin agar lebih semangat lagi.