Kumpulan Ayat-Ayat Alquran Tentang Keadilan

156 views

Blog Kata2 Kumpulan Ayat-Ayat Alquran Tentang Keadilan

Ayat alquran tentang keadilan – Konsep tentang adil dan keadilan
mendapatkan perhatian sangat besar dalam islam. Alquran sendiri membicarakan
keadilan dengan sangat lengkap. Tidak kurang dari 56 ayat-ayat dalam alquran
yang membicarakan tentang keadilan, mulai dari keadilan dalam skala kecil
seperti kehidupan keluarga hingga keadilan dalam skala yang lebih luas, yakni
keadilan sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Inilah prinsip yang didambakan
oleh umat manusia sepanjang sejarah.

Kata adil berasal dari bahasa arab yang memiliki arti tengah
atau seimbang. Keadilan berarti keseimbangan, proporsional, tidak memihak,
tidak berat sebelah. Sifat adil inilah yang harus dimiliki oleh manusia dalam
rangka untuk menegakkan kebenaran kepada siapapun tanpa terkecuali, sekalipun
keadilan yang ia lakukan itu akan merugikan dirinya sendiri.
Keadilan harus menjadi pertimbangan seseorang dalam
mengambil suatu keputusan. Dengan begitu, tidak ada pihak yang merasa dirugikan
dengan tindakan atau keputusan yang diambil. Siapa yang berlaku adil, maka
sesungguhnya ia telah berakhlak dengan salah satu akhlak Allah, al-‘Adl (Yang
Maha Adil).
ayat alquran tentang keadilan

Kumpulan Dalil Ayat Alquran Tentang Keadilan

Banyak sekali ayat-ayat dalam alquran yang menyerukan
tentang pentingnya adil dan keadilan. Berikut ini beberapa ayat alquran tentang
keadilan yang membuktikan bahwa agama islam sangat menjunjung tinggi
nilai-nilai keadilan.

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ
إِلَى أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ أَنْ تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ إِنَّ
اللَّهَ نِعِمَّا يَعِظُكُمْ بِهِ إِنَّ اللَّهَ كَانَ سَمِيعًا بَصِيرًا

Sesungguhnya Allah menyuruhmu menyampaikan amanah kepada
yang berhak menerimanya. Dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia,
hendaknya kamu menetapkannya dengan adil. Sesungguhnya Allah sebaik-baik yang
memberi pengajaran kepadamu. Sungguh, Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. –
(Q.S An-Nisa: 58)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ
بِالْقِسْطِ شُهَدَاءَ لِلَّهِ وَلَوْ عَلَى أَنْفُسِكُمْ أَوِ الْوَالِدَيْنِ وَالْأَقْرَبِينَ
إِنْ يَكُنْ غَنِيًّا أَوْ فَقِيرًا فَاللَّهُ أَوْلَى بِهِمَا فَلَا تَتَّبِعُوا الْهَوَى
أَنْتَعْدِلُوا وَإِنْ تَلْوُوا أَوْ تُعْرِضُوا فَإِنَّ اللَّهَ كَانَ بِمَا تَعْمَلُونَ
خَبِيرًا

Wahai orang-orang yang beriman, Jadilah kamu penegak
keadilan, menjadi saksi karena Allah, sekalipun terhadap dirimu sendiri atau
terhadap kedua orangtua dan kaum kerabatmu. Jika dia (yang terdakwa) orang yang
kaya ataupun miskin, maka Allah lah yang lebih tahu kemaslahatan (kebaikannya).
Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari
kebenaran. Dan jika kamu memutarbalikkan (fakta) atau enggan menjadi saksi,
maka sesungguhnya Allah Maha teliti terhadap segala sesuatu yang kamu kerjakan.
– (Q.S An-Nisa: 135)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ
لِلَّهِ شُهَدَاءَ بِالْقِسْطِ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَى أَلَّا
تَعْدِلُوا اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَى وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ
خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

Wahai orang-orang yang beriman, Jadilah kamu para penegak
keadilan karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah kebencianmu
terhadap suatu golongan mendorongmu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah,
karena keadilan itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kamu kepada
Allah. Sesungguhnya Allah Maha teliti terhadap apa yang kamu kerjakan. – (Q.S
Al-Maidah: 8)

سَمَّاعُونَ لِلْكَذِبِ أَكَّالُونَ لِلسُّحْتِ فَإِنْ
جَاءُوكَ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ أَوْ أَعْرِضْ عَنْهُمْ وَإِنْ تُعْرِضْ عَنْهُمْ فَلَنْ
يَضُرُّوكَ شَيْئًا وَإِنْ حَكَمْتَ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِالْقِسْطِ إِنَّ اللَّهَ
يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ

Mereka sangat suka mendengar berita bohong, banyak memakan
makanan yang haram. Jika mereka (orang Yahudi) mendatangimu (Muhammad untuk
meminta putusan), maka berilah mereka putusan atau berpalinglah dari mereka.
Dan jika engkau berpaling dari mereka, maka mereka tidak akan membahayakanmu
sedikit pun. Tetapi jika engkau hendak memutuskan (perkara mereka), maka
putuskanlah secara adil. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat
adil. – (Q.S Al-Maidah: 42)

وَلَا تَقْرَبُوا مَالَ الْيَتِيمِ إِلَّا بِالَّتِي
هِيَ أَحْسَنُ حَتَّى يَبْلُغَ أَشُدَّهُ وَأَوْفُوا الْكَيْلَ وَالْمِيزَانَ بِالْقِسْطِ
لَا نُكَلِّفُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا وَإِذَا قُلْتُمْ فَاعْدِلُوا وَلَوْ كَانَ
ذَا قُرْبَى وَبِعَهْدِ اللَّهِ أَوْفُوا ذَلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim, kecuali
dengan cara yang lebih baik, sampai dia mencapai usia dewasa. Dan
sempurnakanlah takaran serta timbangan secara adil. Kami tidak membebani
seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dan apabila kamu berbicara,
bicaralah dengan adil, sekalipun dia adalah kerabat(mu), dan penuhilah janji
Allah. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu ingat. – (Q.S
Al-An’am: 152)

قُلْ أَمَرَ رَبِّي بِالْقِسْطِ وَأَقِيمُوا وُجُوهَكُمْ
عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَادْعُوهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ كَمَا بَدَأَكُمْ تَعُودُونَ
* فَرِيقًا هَدَى وَفَرِيقًا حَقَّ عَلَيْهِمُ الضَّلَالَةُ إِنَّهُمُ اتَّخَذُوا الشَّيَاطِينَ
أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ اللَّهِ وَيَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ مُهْتَدُونَ

Katakanlah, “Tuhanku menyuruhku berlaku adil. Dan
hadapkanlah wajahmu (kepada Allah) pada setiap shalat, dan sembahlah Dia dengan
mengikhlaskan ibadah semata-mata hanya kepada-Nya. Kamu akan dikembalikan
kepada-Nya sebagaimana kamu diciptakan semula. (29) Sebagian diberi-Nya
petunjuk dan sebagian lagi telah pasti kesesatan bagi mereka. Mereka menjadikan
setan-setan sebagai pelindung selain Allah dan mereka mengira bahwa mereka
mendapat petunjuk. (30) – (Q.S Al-A’raf: 29-30)

وَمِمَّنْ خَلَقْنَا أُمَّةٌ يَهْدُونَ بِالْحَقِّ وَبِهِ
يَعْدِلُونَ

Dan di antara orang-orang yang telah Kami ciptakan, ada umat
yang memberi petunjuk dengan (dasar) kebenaran, dan dengan itu pula mereka
berlaku adil. – (Q.S Al-A’raf: 181)

وَضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا رَجُلَيْنِ أَحَدُهُمَا أَبْكَمُ
لَا يَقْدِرُ عَلَى شَيْءٍ وَهُوَ كَلٌّ عَلَى مَوْلَاهُ أَيْنَمَا يُوَجِّهْهُ لَا
يَأْتِ بِخَيْرٍ هَلْ يَسْتَوِي هُوَ وَمَنْ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَهُوَ عَلَى صِرَاطٍ
مُسْتَقِيمٍ

Dan Allah membuat perumpamaan dengan dua orang laki-laki,
salah satunya adalah seorang bisu, yang tidak mampu berbuat sesuatu dan dia
menjadi beban penanggungnya, ke mana saja dia disuruh (oleh penanggungnya itu),
dia sama sekali tidak dapat mendatangkan suatu kebaikan. Apakah sama orang itu
dengan orang yang menyuruh berbuat keadilan dan dia berada di jalan yang
lurus?. – (Q.S An-Nahl: 76)

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ
وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ
يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat
kebajikan, memberi bantuan kepada kerabat, dan Dia melarang dari perbuatan
keji, kemungkaran, dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu supaya kamu
dapat mengambil pelajaran. – (Q.S An-Nahl: 90)

وَإِنْ عَاقَبْتُمْ فَعَاقِبُوا بِمِثْلِ مَا عُوقِبْتُمْ
بِهِ وَلَئِنْ صَبَرْتُمْ لَهُوَ خَيْرٌ لِلصَّابِرِينَ

Dan jika kamu membalas, maka balaslah dengan balasan yang
serupa dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu. Tetapi jika kamu bersabar,
sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang bersabar. – (Q.S
An-Nahl: 126)

وَهَلْ أَتَاكَ نَبَأُ الْخَصْمِ إِذْ تَسَوَّرُوا الْمِحْرَابَ
* إِذْ دَخَلُوا عَلَى دَاوُودَ فَفَزِعَ مِنْهُمْ قَالُوا لَا تَخَفْ خَصْمَانِ بَغَى
بَعْضُنَا عَلَى بَعْضٍ فَاحْكُمْ بَيْنَنَا بِالْحَقِّ وَلَا تُشْطِطْ وَاهْدِنَا
إِلَى سَوَاءِ الصِّرَاطِ

Dan apakah telah sampai kepadamu berita tentang orang-orang
yang berselisih ketika mereka memanjat dinding mihrab? (21) Ketika mereka masuk
untuk menemui Dawud lalu dia terkejut melihat kedatangan mereka. Mereka
berkata, “Janganlah kamu takut, (Kami) berdua sedang berselisih, sebagian dari
kami berbuat zhalim kepada yang lain. Maka berilah keputusan di antara kami
secara adil dan janganlah kamu menyimpang dari kebenaran serta tunjukkanlah
kami ke jalan yang lurus. (22) – (Q.S Shad: 21-22)

يَا دَاوُودُ إِنَّا جَعَلْنَاكَ خَلِيفَةً فِي الْأَرْضِ
فَاحْكُمْ بَيْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعِ الْهَوَى فَيُضِلَّكَ عَنْ سَبِيلِ
اللَّهِ إِنَّ الَّذِينَ يَضِلُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ بِمَا
نَسُوا يَوْمَ الْحِسَابِ

(Allah berfirman), “Wahai Dawud, Sesungguhnya Kami
menjadikan engkau sebagai khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah
keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah engkau
mengikuti hawa nafsu sehingga akan menyesatkan engkau dari jalan Allah.
Sesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat siksaan yang
berat, karena mereka melupakan hari perhitungan.” – (Q.S Shad: 26)

فَلِذَلِكَ فَادْعُ وَاسْتَقِمْ كَمَا أُمِرْتَ وَلَا
تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ وَقُلْ آمَنْتُ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ مِنْ كِتَابٍ وَأُمِرْتُ
لِأَعْدِلَ بَيْنَكُمُ اللَّهُ رَبُّنَا وَرَبُّكُمْ لَنَا أَعْمَالُنَا وَلَكُمْ أَعْمَالُكُمْ
لَا حُجَّةَ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمُ اللَّهُ يَجْمَعُ بَيْنَنَا وَإِلَيْهِ الْمَصِيرُ

Karena itu, serulah (mereka kepada agama ini) dan
istiqamahlah sebagaimana diperintahkan kepadamu. Dan janganlah engkau mengikuti
hawa nafsu mereka dan katakanlah, “Aku beriman kepada semua Kitab yang
diturunkan Allah dan aku diperintahkan untuk menegakkan keadilan di antara
kamu. Allah lah Tuhan kami dan Tuhan kamu. Bagi kami amalan-amalan kami dan
bagi kamu amalan-amalan kamu. Tidak ada pertengkaran antara kami dan kamu,
Allah akan mengumpulkan kita semua dan kepada-Nya lah tempat kembali”. –
(Q.S As-Syura: 15)

وَإِنْ طَائِفَتَانِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ اقْتَتَلُوا
فَأَصْلِحُوا بَيْنَهُمَا فَإِنْ بَغَتْ إِحْدَاهُمَا عَلَى الْأُخْرَى فَقَاتِلُوا
الَّتِي تَبْغِي حَتَّى تَفِيءَ إِلَى أَمْرِ اللَّهِ فَإِنْ فَاءَتْ فَأَصْلِحُوا
بَيْنَهُمَا بِالْعَدْلِ وَأَقْسِطُوا إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ

Dan jika ada dua golongan orang-orang mukmin berperang, maka
damaikanlah mereka. Jika salah satu dari keduanya itu berbuat dzalim terhadap
(golongan) yang lain, maka perangilah (golongan) yang berbuat dzalim itu,
hingga golongan itu kembali kepada perintah Allah. Jika golongan itu telah
kembali (kepada perintah Allah), maka damaikanlah antara keduanya secara adil.
Dan tegakkanlah keadilan, sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku
adil. – (Q.S Al-Hujurat: 9)

وَالسَّمَاءَ رَفَعَهَا وَوَضَعَ الْمِيزَانَ * أَلَّا
تَطْغَوْا فِي الْمِيزَانِ * وَأَقِيمُوا الْوَزْنَ بِالْقِسْطِ وَلَا تُخْسِرُوا الْمِيزَانَ

Dan Allah telah meninggikan langit dan meletakkan neraca
(keadilan), (7) agar kamu tidak melampaui batas terhadap neraca itu, (8) dan
tegakkanlah timbangan itu secara adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu.
(9) – (Q.S Ar-Rahman: 7-9)

لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنْزَلْنَا
مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَ لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ وَأَنْزَلْنَا الْحَدِيدَ
فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ مَنْ يَنْصُرُهُ
وَرُسُلَهُ بِالْغَيْبِ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ

Sungguh, Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan
bukti-bukti yang nyata dan kami turunkan bersama mereka kitab dan neraca
(keadilan) supaya manusia menegakkan keadilan. Dan Kami menciptakan besi yang
memiliki kekuatan hebat dan banyak manfaat bagi manusia, dan agar Allah
mengetahui siapa yang menolong (agama)-Nya dan rasul-rasul-Nya walaupun Allah
tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa. – (Q.S
Al-Hadid: 25)

لَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ
فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ أَنْ تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا
إِلَيْهِمْ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ

Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku
adil terhadap orang-orang yang tidak memerangimu dalam urusan agama dan tidak
mengusir kamu dari kampung halamanmu. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang
yang berlaku adil. – (Q.S Al-Mumtahanah: 8)

Itulah beberapa ayat alquran tentang keadilan yang semoga
bisa menjadi tambahan pengetahuan dan wawasan bagi kita tentang aspek keadilan
dalam agama islam. Dari ayat-ayat alquran tentang keadilan di atas, kita bisa
mengetahui bahwa islam adalah agama yang sangat adil dan menjunjung tinggi
keadilan.

Itulah postingan yang berjudul Kumpulan Ayat-Ayat Alquran Tentang Keadilan Semoga memberi inspirasi bagi para pembaca semua.Akhir kata admin ucapkan terima kasih 🙂 silahkan share postingan ini karena itu akan sangat membantu admin agar lebih semangat lagi.