Kumpulan Ayat-Ayat Alquran Tentang Kematian

186 views

Blog Kata2 Kumpulan Ayat-Ayat Alquran Tentang Kematian

Ayat alquran tentang kematian – Setiap manusia pasti
akan merasakan yang namanya kematian, saat di mana nyawa seseorang terlepas
dari raganya. Kematian merupakan salah satu rahasia Allah SWT yang tak seorang
pun tahu kapan datangnya. Bila saatnya telah tiba, tak ada yang bisa menolaknya
atau sekedar minta ditangguhkan barang sesaat pun. Manusia hanya dianjurkan
untuk sering mengingat mati agar kehidupannya lebih terarah dan diisi dengan
banyak melakukan amal saleh sebagai bekal menuju alam akhirat. Dalam sebuah
hadis, Rasulullah berpesan, “Perbanyaklah kalian dalam mengingat
penghancur segala kelezatan dunia, yaitu kematian.” (HR at-Tirmidzi)
.

Sayangnya, kenikmatan dan gemerlap dunia seringkali
melalaikan manusia dari mengingat mati. Mereka tergoda dengan kenikmatan
duniawi sehingga menjalani hidupnya hanya untuk menuruti segala hawa nafsu dan
membawanya semakin jauh dari tujuan diciptakannya, yaitu untuk beribadah kepada
Allah SWT.
Banyak manusia yang tidak sadar bahwa setiap waktu yang
berlalu dari hidupnya adalah langkah yang pasti menuju ketetapan Allah, yaitu
kematian. Karena sesungguhnya manusia adalah kumpulan hari-hari, yang akan
terus berkurang seiring berjalannya waktu hingga sampai pada batas usianya.
Setiap manusia yang hidup di dunia pada hakikatnya sedang mengantri, menunggu
giliran datangnya ajal.
ayat ayat alquran tentang kematian

Kumpulan Dalil Ayat Alquran Tentang Kematian

Dalam Alquran, banyak sekali ayat-ayat yang berbicara
tentang kematian yang tersebar di berbagai surat. Berikut ini beberapa ayat
alquran tentang kematian yang memuat nasehat dan peringatan bahwa kematian
adalah kepastian yang tak terelakkan.

كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ * وَيَبْقَى وَجْهُ رَبِّكَ
ذُو الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ

Semua yang ada di bumi itu akan binasa (26). Dan tetaplah
kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan (27). – (Q.S
Ar-Rahman: 26-27)

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ
أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ

Allah lah yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji
kamu, siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa
lagi Maha Pengampun. – (Q.S Al-Mulk: 2)

أَيْنَمَا تَكُونُوا يُدْرِكْكُمُ الْمَوْتُ وَلَوْ
كُنْتُمْ فِي بُرُوجٍ مُشَيَّدَةٍ وَإِنْ تُصِبْهُمْ حَسَنَةٌ يَقُولُوا هَذِهِ مِنْ
عِنْدِ اللَّهِ وَإِنْ تُصِبْهُمْ سَيِّئَةٌ يَقُولُوا هَذِهِ مِنْ عِنْدِكَ قُلْ كُلٌّ
مِنْ عِنْدِ اللَّهِ فَمَالِ هَؤُلَاءِ الْقَوْمِ لَا يَكَادُونَ يَفْقَهُونَ حَدِيثًا

Di mana saja kamu berada, kematian pasti akan mendapatkanmu,
meskipun kamu berlindung di dalam benteng yang tinggi nan kokoh. Dan jika
mereka memperoleh kebaikan, mereka berkata: “Ini datangnya dari sisi
Allah”, sementara ketika mereka ditimpa suatu keburukan, mereka berkata:
“Ini datangnya dari sisi kamu (Muhammad)”. Katakanlah: “Semuanya
itu datangnya dari sisi Allah”. Maka mengapa mereka itu (orang-orang
munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikitpun?. – (Q.S An-Nisa:
78)

وَمَا جَعَلْنَا لِبَشَرٍ مِنْ قَبْلِكَ الْخُلْدَ أَفَإِنْ
مِتَّ فَهُمُ الْخَالِدُونَ

Kami tidak menjadikan hidup kekal bagi seorang manusiapun
sebelum kamu. Maka jika kamu mati, apakah mereka akan kekal?. – (Q.S Al-Anbiya:
34)

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ
وَالْخَيْرِ فِتْنَةً وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

Tiap-tiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati. Dan Kami
akan menguji kamu dengan keburukan serta kebaikan sebagai cobaan. Dan hanya
kepada Kamilah kamu akan dikembalikan. – (Q.S Al-Anbiya: 35)

وَهُوَ الْقَاهِرُ فَوْقَ عِبَادِهِ وَيُرْسِلُ عَلَيْكُمْ
حَفَظَةً حَتَّى إِذَا جَاءَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ تَوَفَّتْهُ رُسُلُنَا وَهُمْ لَا
يُفَرِّطُونَ

Dan Dialah (Allah) yang memiliki kekuasaan tertinggi di atas
hamba-hamba-Nya. Dan Dia mengutus para malaikat penjaga kepadamu, sehingga
apabila kematian mendatangi salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan oleh
malaikat-malaikat Kami. Dan mereka (para malaikat) itu tidak pernah melalaikan
kewajibannya. – (Q.S Al-An’am: 61)

وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَى عَلَى اللَّهِ كَذِبًا
أَوْ قَالَ أُوحِيَ إِلَيَّ وَلَمْ يُوحَ إِلَيْهِ شَيْءٌ وَمَنْ قَالَ سَأُنْزِلُ
مِثْلَ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ وَلَوْ تَرَى إِذِ الظَّالِمُونَ فِي غَمَرَاتِ الْمَوْتِ
وَالْمَلَائِكَةُ بَاسِطُو أَيْدِيهِمْ أَخْرِجُوا أَنْفُسَكُمُ الْيَوْمَ تُجْزَوْنَ
عَذَابَ الْهُونِ بِمَا كُنْتُمْ تَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ غَيْرَ الْحَقِّ وَكُنْتُمْ
عَنْ آيَاتِهِ تَسْتَكْبِرُونَ

Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat
kedustaan terhadap Allah atau orang yang berkata: “Telah diwahyukan
kepadaku”, padahal tidak ada sesuatupun yang diwahyukan kepadanya, dan
orang yang berkata: “Aku akan menurunkan seperti apa yang diturunkan
Allah”. Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu menyaksikan saat orang-orang
yang zalim berada dalam tekanan sakratul maut, sedang para malaikat memukul
dengan tangannya, (sambil berkata): “Keluarkanlah nyawamu”. Pada hari
ini, kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan, karena dulu kamu
selalu mengatakan perkataan yang tidak benar terhadap Allah dan selalu
menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya. – (Q.S Al-An’am: 93)

وَلَوْ تَرَى إِذْ يَتَوَفَّى الَّذِينَ كَفَرُوا الْمَلَائِكَةُ
يَضْرِبُونَ وُجُوهَهُمْ وَأَدْبَارَهُمْ وَذُوقُوا عَذَابَ الْحَرِيقِ

Seandainya kamu melihat ketika para malaikat mencabut nyawa
orang-orang yang kafir, para malaikat memukuli mereka dari bagian depan dan
belakang seraya berkata: “Rasakanlah siksaan api neraka yang membakar”,
(tentulah kamu akan merasa ngeri). – (Q.S Al-Anfal: 50)

قُلْ يَتَوَفَّاكُمْ مَلَكُ الْمَوْتِ الَّذِي وُكِّلَ
بِكُمْ ثُمَّ إِلَى رَبِّكُمْ تُرْجَعُونَ

Katakanlah: “Malaikat maut yang diserahi untuk mencabut
nyawamu akan mematikanmu, kemudian hanya kepada Tuhanmulah kamu akan
dikembalikan”. – (Q.S As-Sajdah: 11)

اللَّهُ يَتَوَفَّى الْأَنْفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي
لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَى عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ
الْأُخْرَى إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Allah menggenggam jiwa seseorang ketika matinya dan
menggenggam jiwa seseorang yang belum mati di waktu tidurnya. Maka Dia menahan
jiwa seseorang yang ajal kematiannya telah tiba dan Dia melepaskan jiwa yang
lain sampai waktu yang ditetapkan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat
tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir. – (Q.S Az-Zumar: 42)

وَجَاءَتْ سَكْرَةُ الْمَوْتِ بِالْحَقِّ ذَلِكَ مَا
كُنْتَ مِنْهُ تَحِيدُ

Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah
perkara yang kamu selalu lari daripadanya. – (Q.S Qaf: 19)

فَلَوْلَا إِذَا بَلَغَتِ الْحُلْقُومَ * وَأَنْتُمْ
حِينَئِذٍ تَنْظُرُونَ * وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْكُمْ وَلَكِنْ لَا تُبْصِرُونَ
* فَلَوْلَا إِنْ كُنْتُمْ غَيْرَ مَدِينِينَ * تَرْجِعُونَهَا إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ

Maka mengapa ketika nyawa (salah seorang di antara kalian)
telah sampai di kerongkongan (83), Padahal ketika itu kamu sendiri menyaksikan
(84), dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada kamu, namun kamu tidak melihat
(85), Maka mengapa jika kamu tidak tunduk (kepada Allah) (86), tidak kamu
kembalikan saja nyawa itu (pada tempatnya) jika kamu memang orang-orang yang
benar? (87). – (Q.S Al-Waqiah: 83-87)

كَلَّا إِذَا بَلَغَتِ التَّرَاقِيَ * وَقِيلَ مَنْ
رَاقٍ * وَظَنَّ أَنَّهُ الْفِرَاقُ * وَالْتَفَّتِ السَّاقُ بِالسَّاقِ * إِلَى رَبِّكَ
يَوْمَئِذٍ الْمَسَاقُ

Sekali-kali tidak. Apabila nafas seseorang telah sampai ke
kerongkongan (26), dan dikatakan kepadanya: “Siapakah yang bisa
menyembuhkan?” (27), dan orang yang tengah sekarat itu meyakini bahwa
sesungguhnya itu adalah waktu perpisahannya (dengan dunia) (28), dan bertautlah
betis dengan betis lainnya (saat ruh dicabut) (29), kepada Tuhanmulah pada hari
itu kamu akan digiring (30). – (Q.S Al-Qiyamah: 26-30)

إِنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ
الْغَيْثَ وَيَعْلَمُ مَا فِي الْأَرْحَامِ وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ غَدًا
وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

Sesungguhnya, hanya di sisi Allah sajalah pengetahuan
tentang Hari Kiamat. Dialah Yang menurunkan hujan dan mengetahui apa yang ada
di dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa
yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di
belahan bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha
Mengenal. – (Q.S Luqman: 34)

وَمَا كَانَ لِنَفْسٍ أَنْ تَمُوتَ إِلَّا بِإِذْنِ
اللَّهِ كِتَابًا مُؤَجَّلًا وَمَنْ يُرِدْ ثَوَابَ الدُّنْيَا نُؤْتِهِ مِنْهَا وَمَنْ
يُرِدْ ثَوَابَ الْآخِرَةِ نُؤْتِهِ مِنْهَا وَسَنَجْزِي الشَّاكِرِينَ

Setiap yang bernyawa tidak akan mati melainkan atas izin
Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barangsiapa
menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan pahala dunia itu kepadanya, dan
barangsiapa menghendaki pahala akhirat, niscaya Kami berikan pula pahala
akhirat itu kepadanya. Dan kami akan memberikan balasan kepada orang-orang yang
bersyukur. – (Q.S Ali Imran: 145)

وَلَا تَحْسَبَنَّ الَّذِينَ قُتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ
أَمْوَاتًا بَلْ أَحْيَاءٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُونَ

Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan
Allah itu mati, bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapatkan
rezeki. – (Q.S Ali Imran: 169)

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ
أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ
فَقَدْ فَازَ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ

Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati. Dan
sesungguhnya hanya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa
dijauhkan dari siksa neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia
telah beruntung. Kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang
menipu. – (Q.S Ali Imran: 185)

وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ
لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ

Tiap-tiap umat memiliki batas waktu. Maka ketika waktu itu
telah tiba, mereka tidak dapat memundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat
(pula) memajukannya. – (Q.S Al-A’raf: 34)

قُلْ إِنَّ الْمَوْتَ الَّذِي تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُ
مُلَاقِيكُمْ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ
بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu hindari
itu, maka sesungguhnya kematian itu pasti akan menemui kamu. Kemudian kamu akan
dikembalikan kepada Allah, yang maha mengetahui perkara yang ghaib dan yang
nyata. Lalu Dia akan memberitahukan segala apa yang telah kamu kerjakan”. –
(Q.S Al-Jumuah: 8)

وَلَنْ يُؤَخِّرَ اللَّهُ نَفْسًا إِذَا جَاءَ أَجَلُهَا
وَاللَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

Dan Allah sekali-kali tidak akan pernah menangguhkan
(kematian) seseorang apabila telah tiba waktu kematiannya. Dan Allah Maha
Mengenal apa yang kamu kerjakan. – (Q.S Al-Munafiqun: 11)

وَلَا تَقُولُوا لِمَنْ يُقْتَلُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ
أَمْوَاتٌ بَلْ أَحْيَاءٌ وَلَكِنْ لَا تَشْعُرُونَ

Dan janganlah kamu mengatakan tentang orang-orang yang gugur
di jalan Allah, (bahwa mereka itu) mati. Bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup,
hanya saja kamu tidak menyadarinya. – (Q.S Al-Baqarah: 154)

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ
وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan
sedikit rasa takut, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan
berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang bersabar. – (Q.S Al-Baqarah:
155)

الَّذِينَ تَتَوَفَّاهُمُ الْمَلَائِكَةُ طَيِّبِينَ
يَقُولُونَ سَلَامٌ عَلَيْكُمُ ادْخُلُوا الْجَنَّةَ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

Yaitu orang-orang yang diwafatkan oleh para malaikat dalam
keadaan baik. Para malaikat itu berkata (kepada mereka): “Salaamun
‘alaikum, masuklah kamu ke dalam surga itu disebabkan apa yang telah kamu
kerjakan”. – (Q.S An-Nahl: 32)

Begitu banyak ayat alquran tentang kematian yang
mengingatkan kita bahwa kematian adalah kepastian yang tidak bisa dihindari. Semoga
beberapa ayat alquran tentang kematian di atas menjadi nasehat bagi kita untuk
selalu mengingat mati dan menyadari bahwa kehidupan di dunia ini hanyalah
persinggahan sementara.

Itulah postingan yang berjudul Kumpulan Ayat-Ayat Alquran Tentang Kematian Semoga memberi inspirasi bagi para pembaca semua.Akhir kata admin ucapkan terima kasih 🙂 silahkan share postingan ini karena itu akan sangat membantu admin agar lebih semangat lagi.